You are here

Isteri Wartawan Korban Sukhoi Jatuh Pingsan Sambut Jenasah Suaminya

Surel Cetak
AddThis Social Bookmark Button

Jenasah wartawan Angkasa Didik Nur Yusuf (43) disambut keluarganya dengan sedih  di rumahnya Jalan Jambu Blok H.3 No.6, Puri Kartika, Kecamatan Ciledug, Rabu (23/5).  Bahkan isteri Didik sampai jatuh pingsan kala menyambut  jenazah wartawan majalah Angkasa ini.

Jenazah Didik dibawa dengan sebuah ambulance dengan pengawalan polisi memasuki halaman rumahnya pada  pukul 13.44 Wib. Kedatangan jenazah Didik  disambut dengan kumandang ayat-ayat suci Al Quran.  Jenazah Didik yang sudah ada dalam peti berwarna coklat dengan karangan bunga di atasnya dan dikalungkan untaian bunga melati lalu dibawa ke dalam rumah berpagar emas ini.

Di rumah duka terlihat sudah banyak keluarga, kerabat dan sahabat-sahabat korban dengan hikmat menerima kedatangan jenazah Didik. Karangan bunga juga tampak sudah banyak menghiasi di sepanjang rumah wartawan senior ini.

Istri Didik, Nurlaila kembali pingsan saat peti jenazah suaminya akan dibawa ke Masjid untuk disholatkan, bahkan ia harus dipapah keluarga untuk mengikuti prosesi pemakaman suaminya.
Lain halnya dengan Haris Dirgantara, anak semata wayang korban, ia terlihat sudah lebih tegar menerima kepergian ayahnya untuk selamanya. Usai disholatkan di Masjid Al Wasilah, jenazah Didik dibawa ke pemakaman Tanah Kusir untuk dimakamkan.

Sementara jenazah Dewi Mutiara Intan Permata (26), pramugari Kartika Airlines yang jadi korban Sukhoi super jet 100 beberapa waktu lalu juga diiringi isak tangis. Keluarga melepas Dewi untuk terakhir kalinya di TPU Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Usai disemayamkan sebentara di rumahnya Dewi disholatkan di Masjid Jamiatul Ula Cireundeu. Jenazah kemudian dibawa keluarga ke TPU Pisangan Barat, Cireundeu untuk dimakamkan. (dini)

Add your comment

Your name:
Your email:
Your website:
Judul:
Comment:



Berita Terkait :


Joomlart